
Cara Meracik Pakan Ayam Bangkok Berdasarkan Umur.
1. Pakan Ayam Bangkok Umur 0-3 Bulan
Untuk
ayam yang baru menetas, umumnya peternak akan memberikan voer atau konsentrat.
Nah, saat sudah menginjak umur satu bulan, anda bisa mencampur voer dengan
bahan lain seperti nasi putih. Cara mencampurnya adalah dengan mencampur voer
dengan nasi putih kemudian diberikan sedikit air. Tunggu hingga nasi putih
mengembang dan lembut untuk kemudian anda bisa memberikan hasil campuran
tersebut. Atau anda juga bisa mencampurnya dengan ampas tahu ataupun dedak
dengan metode pencampuran yang sama. Cara tersebut jelas jauh menghemat
pengeluaran anda dibandingkan dengan memberikan voer secara terus menerus.
2. Pakan Ayam Bangkok Lancuran dan Indukan(babon)
Selanjutnya
adalah racikan pakan ayam bangkok untuk lancuran sekaligus indukan. Ayam
lancuran adalah ayam yang memasuki umur 4 bulan hingga dewasa. Pada umur ini,
jelas asupan gizi dan nutrisi harus terpenuhi supaya ayam bisa maksimal tumbuh
kembangnya dan terhindar dari berbagai penyakit. Untuk ayam pada umur ini, ada
dua jenis racikan pakan yang bisa anda gunakan. Cara pertama yaitu mirip dengan
racikan pakan untuk bangkok anakan. Hanya saja bahan voer digantikan dengan
jagung. Jadi anda bisa mencampur jagung dengan dedak, gabah, juga nasi. Cara
yang kedua dengan membuat pakan olahan. Anda bisa memasak beras jagung atau
beras putih dicampur dengan bahan lain seperti ubi, tepung ikan, atau juga
sayuran. Cara ini selain menjaga gizi bahan makanan juga jauh lebih irit.
3. Pakan Ayam Bangkok Umur Dewasa
Untuk
umur ayam bangkok yang sudah masuk dewasa adalah usia 7 bulan ke atas. Pada
umur ini, anda disarankan untuk memberikan pakan berupa beras merah, dan gabah.
Atau anda juga bisa memberikan pakan seperti racikan yang digunakan pada lancuran
di atas. Namun usahakan untuk memberikan pakannya setengah porsi saja. Jadi
saat pagi hari, berikan pakan campuran tersebut, lalu pada sore harinya, anda
bisa memberikan pakan seperti beras merah atau gabah.