4 Cara Ternak Ayam Potong Usaha Rumahan

4 Cara Ternak Ayam Potong Usaha Rumahan - Banyak sudah yang menjalankan ternak Ayam Potong sebagai mata pencaharian utama sebagian kalangan pengusaha. Jatuh bangun dalam usaha ternak Ayam Potong bukan lagi pemandangan asing. Ayam Potong yg biasa di sebut sebagai ayam boiler adalah ayam ras yang memiliki pertumbuhan sangat cepat di bandingkan dengan ayam kampung yang baru bisa di jual ketika umur sudah mencapai 3 bulan, sedangkan Ayam Potong yang bisa di jual hanya dengan umur 1 bulan saja.


Cara Ternak Ayam Potong Usaha Rumahan

Ada orang yang berhasil menjalankan usaha ini, namun banyak pula yang gagal. Ternak Ayam Potong tidak sama dengan ayam kampung. Daya tahan tubuh Ayam Potong lebih rendah di bandingkan dengan ayam lainnya. Ayam Potong sangat mudah terserang penyakit. Banyak prosedur atau cara yang perlu diperhatikan agar bisa sukses menjalankan usaha ini.


Berikut Cara Ternak Ayam Potong Usaha Rumahan yang perlu diperhatikan.

1. Memilih Bibit

Sebagai peternak Ayam Potong, bibit diperoleh dari pihak supplier yang dibeli per Box dengan isi 100 ekor. Adapun cara mengetahui ciri-ciri bibit unggul untuk Ayam Potong :
  • Bentuk tubuh bulat
  • Lincah dalam bergerak
  • Memiliki mata jernih
  • Hidung bersih
  • Anus bersih

2. Menentukan Kandang

Kandang ayam potong yang sering di temukan di dalam masyarakat adalah type panggung dan litter. Masing-masing type kandang ini memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda. Misalnya type panggung, ayam akan lebih bersih dari kotoran karena kotoran langsung jatuh ketanah tidak mengendap. Namun, pembuatannya mungkin lebih susah dan memakan biaya lebih besar dibandingkan dengan type kandang litter. 

Dalam menentukan lokasi kandang ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebagai berikut :
Kandang yang baik adalah kandang yang agak jauh dari pemukiman penduduk
  • memiliki sumber air
  • memiliki akses jalan masuk minimal kendaraan roda 2
  • letaknya memanjang timur dan barat
  • Sirkulasi udara dalam kandang harus mencukupi
  • Memperhatikan suhu udara di dalam kandang 
  • Suhu di dalam kandang di sesuaikan dengan umur ayam
Belum ada bukti pasti kalau type kandang mempengaruhi pertumbuhan ayam, perkembangan, maupun kesehatan ayam. Baik type kandang melantai maupun kandang panggung sama-sama baik untuk ayam asalkan kebersihan dan struktur kandang yang bagus.

3. Pemberian Pakan

Pakan yang bagus harus memiliki unsur zat karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Untuk peternakan Ayam Potong, pemberian pakan tidak ada batsan. Tempat makanan dan tempat air harus selalu terisi. Namun bagi pemula, tidak perlu di repotkan dengan pemberian pakan, atau sibuk menemukan formula pakan, karena pakan Ayam Potong mudah di dapatkan di toko-toko penjual alat dan obat-obatan ternak. Pakan merupakan bagian terpenting dalam pemeliharaan. Hampir 75% keberhasilan kita dalam memanen ayam dengan bobot ideal ada pada pemberian pakan yang bagus. Untuk ternak Ayam Potong sendiri pemberian pakan di bagi 2 kategori berdasarkan atas pertumbuhan ayam.

4. Pemberian Vaksin

Pelaksanaan pemberian vaksin ayam potong umumnya di lakukan 2 kali dalam satu kali periode pemeliharaan. Umur 5 atau 7 hari pertama dan yang kedua umur 20 hari. Pemberian vaksin pertama di lakukan dengan memberikan tetes mata. Sedangkan pada tahap kedua di lakukan dengan cara suntik di bagian dada. Tujuan pemberian vaksin sendiri untuk melemahkan pertumbuhan atau membunuh bibit penyakit yang ada pada Ayam Potong.

Dari 4 cara diatas mungkin yang susah dilakukan adalah menentuakn kandang. karena membutuhkan lahan sekaligus menelan biaya banyak untuk membuatnya. Namun jangan kawatir kita masih bisa beternak Ayam Potong dengan cara memanfaatkan lahan kosong dibelakang rumah sebagai permulaan saya sarankan kalian memelihara 50 ekor ayam saja.
Powered by Blogger